AUTHOR

OBGOLF

22 December 2017

Danny Raih Gelar Juara Kedua di Akhir Tahun

BOGOR, 21 DESEMBER.  Danny Masrin akhirnya menjuarai Grand Final Indonesian Golf Tour (IGT) di Gunung Geulis Golf & Country Club pada 19-21 Desember 2017. Melalui pertarungan ketat dengan Fajar Win Nuryanto, Danny bisa mengalungi gelar kedua musim ini dalam partai final 30 pegolf terbaik dari Indonesian Golf Tour yang menyediakan hadiah total Rp300 juta itu. Danny mencetak skor 66 (lima-di bawah par) hari ini, sehingga total skornya adalah 203 (10-di bawah par), sedangkan Fajar menempati posisi kedua dengan skor total 206 (tujuh-di bawah par).

Danny sempat tertinggal satu pukulan dari Fajar yang membukukan skor total sementara delapan-di bawah par usai sembilan hole pertama. Namun, Danny berbalik unggul (dengan delpana-di bawah par) dari Fajar di hole 12 setelah ia mencetak birdie, sedangkan Fajar justru membuat bogey. Hole 13 dan 14 sempat menjadi ujian bagi Danny setelah bolanya di dua hole tersebut masuk air. Beruntung ia masih bisa menyelamatkan skor di dua hole tersebut dengan par.

“Hole 12 dan 13 menjadi titik balik saya. Hole 12 saya bisa birdie, sedangkan Fajar harus tiga putt. Jadi, saya unggul satu pukulan. Di hole 13, bola saya masuk air. Tetapi saya bisa satu putt untuk par. Di hole 14 bola saya kembali masuk air. Bola saya kemudian bisa masuk green di pukulan ketiga, dan jatuh hanya dua meter dari hole. Satu putt, masuk lagi. Save par. Dua hole ini menjadi momen penting saya untuk bisa seperti sekarang ini,” kata Danny.

Keberhasilan Danny lolos di hole 13 dan 14 ini bagi Fajar memang mengubah keadaan. Usai bogey di hole 12, Fajar masih belum mengibarkan bendera putih.

“Saya hanya tertinggal satu pukulan. Saya pikir ini tidak masalah. Lalu, bola dia masuk air di hole 13 dan bisa par. Saya masih yakin bisa mengejar. Di hole 14 bola Danny masuk air lagi. Ketika ia bisa membuat par lagi, baru saya berpikir sulit untuk mengejar dia. Benar saja. Ia menambah birdie di hole 15 dan 16,” kata Fajar.

Meski demikian, Fajar tidak terlalu kecewa karena permainannya tidaklah jelek. Justru Danny, menurut Fajar, bermain sangat bagus. Danny telah berhasil mengatasi momok empat hole terakhir yang selalu merusak skornya selama dua hari kemarin.

Posisi ketiga ditempati  Indra Hermawan yang membukukan skor total 212 (satu-di bawah par), sedangkan Clement Kurniawan dan Adrian Halimi menduduki T4 dengan skor total 213 (even par).

Untuk kategori Lowest Amateur, Rifqi Alam secara mengejutkan meraih gelar bergengsi untuk amatir setelah mengungguli Almay Rayhan Yaquta dengan satu pukulan. Rifqi yang mencetak skor 68 (tiga-di bawah par) menyodok ke posisi T6 dengan skor total 214 (satu-di atas par). Sementara, Rayhan yang sempat even par hingga hole 16 tersandung di hole 17 dan 18 dengan dua bogey dan harus puas di posisi T8 dengan 215 (dua-di atas par). 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE