AUTHOR

OBGOLF

15 November 2017

(ID) Elki Kow Raih Gelar Profesional Pertama

BSD, 15 NOVEMBER. Putaran ketiga Buma Indonesian Golf Tour (IGT) tidak menampilkan kejutan untuk pemenang. Elki Kow, yang selalu memimpin selama tiga hari berturut-turut, bisa bertengger di takhta juara tanpa mengalami hambatan yang berarti. Pegolf berusia 24 tahun ini mengukuhkan posisinya di puncak leaderboard sekaligus meraih gelar pertama professional setelah mencetak skor 68 (empat-di bawah par).

Skor empat-di bawah par ini menambah perolehan skor Elki pada dua hari sebelumnya, sehingga menjadi 16-di bawah par. Total skor yang dikumpulkan Elki ini memang sulit untuk dikejar para pesaingnya.

“Jujur saja…pukulan tee saya kurang bagus, tidak seperti dua hari sebelumnya. Beruntung, saya masih tertolong dengan permainan pendek saya. Tetapi saya memang berusaha untuk tidak ngotot agar tidak melakukan kesalahan,” kata Elki.

Kemenangan ini memang sangat berarti bagi Elki, mengingat ia baru menyandang status professional pada Juni tahun ini. Karena itu, ia makin termotivasi untuk menang lagi.

“Saya puas dan senang bisa menang. Pernah satu kali saya berpikir bahwa saya menang di turnamen pro. Pikiran itu mungkin tertanam di benak saya, dan memotivasi saya untuk menang hari ini,” kata Elki, yang membukukan lima birdie dan satu bogey.  “Saya berharap lagi bisa menang lagi di turnamen-turnamen berikutnya.”

Jika di posisi puncak tidak ada perubahan sedikit pun, posisi kedua justru menyajikan pertarungan yang menarik. Benita Y. Kasiadi, Fajar Winnuryanto,  dan Jordan Surya Irawan bersaing ketat untuk menempati posisi kedua. Namun, Benita menunjukkan kematangannya untuk menjaga ritme permainan sepanjang 18 hole. Putra mantan pegolf legendaris Indonesia, Kasiadi, ini akhirnya bisa menduduki posisi kedua dengan  skor total 8-di bawah par. Ia bersanding dengan Fajar yang sedang berada dalam top perform-nya.

Sementara itu, Jordan yang kembali dari masa istirahatnya selama dua bulan bisa mengukir hasil memuaskan dengan menduduki posisi ke-4 dengan prolehan skor total 7-di bawah par. Pegolf asal Bandung ini menutup permainan di hari terakhir dengan skor 73 (satu-di atas par).

Untuk nominasi the Low Amateur, Yang Hee Jun berhasil unggul satu pukulan dari Jose Suryadinata. Pegolf amatir asal Korea ini mencatat skor total 5-di bawah par, sedangkan Jose yang bermain cemerlang di hari terakhir ini hanya mampu mengumpulkan skor total 4-di bawah par. Bermain di Buma Indonesian Golf Tour merupakan penampilan kedua Jose di ajang professional.  “Atmosfer kompetitif di turnamen professional seperti IGT ini  mendorong saya untuk terus bermain bagus,” kata Jose yang berusia 15 tahun ini.

Seri VII Indonesian Golf Tour (IGT) didukung Buma (PT Bukit Makmur Mandiri Utama), perusahaan yang memberikan berbagai servis kepada produsen batubara Indonesia. Ini merupakan keterlibatan pertama Buma dalam kompetisi professional Indonesia. Sebelum pergelaran Indonesian Golf Tour, Buma pun mengadakan pro-am yang menjadi rangkaian dari perhelatan Buma Indonesian Golf Tour

“Kami senang bisa terlibat dalam turnamen golf professional seperti IGT ini. Pertandingan pro-am sehari sebelum IGT juga merupakan yang pertama kali kami lakukan dan ternyata ini menarik sekali. Para peserta pro-am sangat senang dan mendapat pengalaman berharga bisa bermain dengan para professional. Kami berharap ini bisa dilanjutkan lagi pada tahun depan,” kata Sorimuda Pulungan, Chief Operational Officer PT Bukit Makmur Mandiri Utama. 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE