AUTHOR

OBGOLF

08 June 2017

(ID) George Raih Gelar Kedua

JAKARTA, 8 JUNI. George Gandranata menyabet gelar juara Indonesian Golf Tour Seri ke-5 pada hari ini. George yang juga juara IGT Seri ke-4 harus berjuang keras untuk mengatasi kondisi cuaca yang berangin dan layout Riverside yang lumayan sulit. Pegolf berusia 31 tahun ini menutup permainan dengan skor 72 (even par). Dengan hasil di hari terakhir ini, George mengumpulkan skor total 213 (tiga di-bawah par), dan menjuarai IGT untuk kedua kalinya di musim ini setelah IGT IV pada April lalu.

Sempat memimpin dengan skor 5 di-bawah par hingga hole 8, tetapi tereduksi lagi dua bogey pada hole 9 dan 10, George hanya unggul dua pukulan dengan Ian, yang juga baru membukukan skor total sementara satu di-bawah par. George kembali menambah birdie, menjadi 4 di-bawah par pada hole 12. Ian mulai mengejar di hole 13 dengan tambahan birdie.

Di hole 17 George membuat bogey, sehingga selisih skor menjadi satu pukulan. Namun, sayang Ian yang memang tidak dalam kondisi terbaiknya tidak dapat memaksakan untuk play off di hole 18 setelah membuat bogey di hole penutup tersebut.

“Permainan saya hari ini tidak sebagus hari pertama (membuat skor 68). Tee shot pada minggu ini pun memang kurang bagus. Karena itu, saya harus melatih lagi tee shot saya, apa yang salah pada pukulan ini. Namun, saya akui bahwa kedi saya sangat membantu untuk menjaga ritme permainan dan emosi saya, sehingga tidak membuat kesalahan fatal,” jelas George.  

Untuk kemenangan kali ini, George mengulang kondisi seperti pada IGT IV. Ia memimpin sejak hari pertama dan terus bertahan hingga hari terakhir. Pada Seri ke-5 ini, George tampak lebih siap menghadapi apa pun hasilnya. Ia telah belajar dari pengalaman di IGT Seri ke-2 Modern ketika sudah unggul dengan empat pukulan di awal putaran terakhir tetapi kalah di hole penutup karena salah melakukan putt.

“Sejak (turnamen di) Modern, saya tampil lebih lepas. Saya kalah setelah sempat memimpin dengan jumlah pukulan yang banyak. Sejak itu, saya berpikir saya pernah kalah dengan skor seperti itu. (Hasil hari) Ini tidak bakal lebih jelek dari yang di Modern. Karena itu, swing saya pun lebih lepas,” kata George, yang membawa pulang hadiah uang sebesar Rp34 juta.

Sementara itu, Ian Andrew menduduki posisi kedua dengan skor total 215 (satu di-bawah par). Elki Kow yang melakukan debut baru  sebagai pegolf profesional pada IGT kali ini menempati posisi ketiga dengan skor 216 (even par), sedangkan Kevin C. Akbar (amatir) dan Benita Y. Kasiadi berada di T4 dengan skor 218 (dua di-atas par).

Bagi Kevin, hasil ini mengukuhkan dirinya sebagai juara amatir terbaik (the Low Amateur) pada IGT Seri ke-5 ini. Kevin mengungguli rekan atlet seprovinsinya (Jawa Barat), Naraajie Emerald Putra, dengan dua pukulan. 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE