Satu Kota Terindah di Asia

Nama Phuket mulai go international ketika menjadi latar dalam salah satu film James Bond, The Man with the Golden Gun, yang rilis pada 1974. Pesona wisata Phuket memang tidak terlepas dari pantai-pantainya yang indah, dan juga sejarah masa lalu kota Phuket yang kaya dengan berbagai budaya.

Pada Mei kemarin, Asian Development Tour menggelar 4 turnamen dalam 4 minggu berturut-turut di Phuket. Penyelenggaraan turnamen profesional internasional ini seakan mengingatkan kembali Phuket sebagai salah satu destinasi internasional di Thailand setelah dua tahun terakhir stagnan karena pandemi Covid-19.

Phuket adalah sebuah provinsi kepulauan di barat daya Thailand dengan luas 543 km2, lebih kecil dari DKI Jakarta (644 km2). Ibu kota Phuket memiliki nama yang sama: Kota Phuket. Kota yang dulunya merupakan salah satu tempat perkebunan karet, pertambangan timah, dan para pedagang kini menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi para wisatawan.

Kota Phuket ini memiliki banyak peninggalan sejarah berbagai kebudayaan yang telah melebur dengan budaya setempat. Di masa lalu, kota ini yang merupakan rute perdagangan internasional rupanya menarik para entrepreneur dari Semenanjung Arab, China, India, dan Portugal yang kemudian berdiam dan berbisnis di sana. Ini justru membuat suasana kota Phuket ini lebih berwarna.

Tidak mengherankan jika CNN Travel melabeli Phuket sebagai salah satu kota terindah di Asia pada 2019. “Kota Phuket mempertahankan pesona dan identitas uniknya yang berasal dari pengaruh budaya Baba-Peranakan, yang dimulai ketika keluarga Tionghoa bermigrasi ke Phuket. Kami melihat lebih banyak turis yang menginginkan pengalaman unik yang kaya dari Kota Phuket,” demikian kutipan dari CNN Travel.

Ketika modernitas hinggap di kota ini, sisa-sisa masa lalu masih bisa ditemui di Kota Tua, yang menjadi pusat kegiatan para hipster khususnya seniman dan musisi. Bangunan-bangunan tua mengalami pemugaran dan kafe-kafe berbahan beton menjadi wajah baru Kota Phuket.

Meski demikian, Kota Phuket merupakan tempat yang tepat untuk hibernasi yang menyegarkan. Menyusuri jalan sambil menikmati berbagai arsitektur kuno Portugis-China, singgah di kedai kopi yang artistik, menikmati galeri eksperimen dan hotel butik, serta mencium aroma khas dupa dari kuil Tao China menjadi sarana rileksasi untuk melepaskan sejenak beban di pikiran. Mungkin juga Anda yang menyukai wisata kuliner bisa mendatangi street foods yang autentik dengan khas Phuket, atau berkunjung ke bar-bar lokal untuk merasakan suasana budaya setempat.

Namun, daya tarik sesungguhnya dari Phuket adalah pantai. Pantai berpasir putih bersih dan lembut, laut biru kehijauan, tebing-tebing kapur yang menjulang tinggi, dan pulau-pulau berhutan di Laut Andaman menjadi pesona bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Phuket. Mereka tinggal pilih untuk bersenang-senang di pantai, mengeksplorasi laut dengan snorkeling dan diving, atau berteman dengan laut Andaman lewat selancar air.

 

TEMPAT FAVORIT

Kota Tua Phuket

Photography : iStock

Kota Tua ini menjadi bukti sejarah Kota Phuket. Jalan-jalan utama Kota Tua adalah Thalang, Phang Nga, Krabi, Dibuk, dan Yoawarat. Kota Tua ditandai dengan gedung-gedung bergaya Sino-Portugis di kedua sisi jalan. Meski kebanyakan gedung-gedung tua itu telah berubah menjadi toko-toko, hotel, restoran, dan museum, beberapa arsitektur lama tetap dipertahankan. Street market pun bisa ditemui di beberapa tempat.

Tempat Perlindungan Satwa

Photography : iStock

Gajah merupakan satwa yang dihormati di Thailand. Namun, satwa ini sering teraniaya. Karena itu, Phuket menyediakan Penangkaran Gajah. Gajah-gajah ini direhabilitasi. Selain gajah, ada Proyek Rehabilitasi Siamang. Mirip dengan gajah, satwa-satwa ini diselamatkan dan direhabilitasi sebelum dilepas ke alam liar. Pengunjung bisa berinteraksi dengan gajah-gajah dan siamang ini.

Pantai-Pantai di Phuket Barat

Photography : iStock

Phuket di wilayah barat menyajikan beberapa pantai yang bisa menjadi pilihan. Pantai-pantai tersebut adalah Patong, Freedom, Karon, dan Kata Noi. Jarak dari satu pantai ke pantai lain hanya 15-30 menit dengan mobil. Pantai Patong memang menjadi tujuan utama karena sudah terkenal. Akses ke Patong memang lebih mudah. Pantai ini menyediakan lebih banyak aktivitas dibandingkan pantai-pantai lain. Ditambah lagi, ada area untuk mereka yang menghabiskan waktu malam di pantai.

Photography : iStock

Pantai Freedom, Karon, dan Kata Noi memang kalah populer dibanding Patong. Untuk sampai Pantai Freedom ini, mesti berjalan lebih lama dengan melewati hutan. Namun, petualangan menuju pantai akan terbayarkan dengan keindahan pantai yang masih sepi dan asri. Sementara, Karon memang menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai olahraga air, seperti snorkelling dan jet ski. Namun, ada beberapa area yang cocok untuk berjemur. Pantai Kata Noi pun termasuk pantai yang tidak terlalu ramai. Mirip dengan Karon, Kata Noi pun sering dipakai untuk olahraga air, tetapi tetap menyisakan area-area untuk bersantai.

Share with

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on email

More News

IGS Seri 2: Tim Undip Sabet Predikat Terbaik

Jonathan dan Elaine Menang Meyakinkan

Pemain Debutan Berpeluang Ciptakan Prestasi

Dua Pegolf Berbagi Tempat di Puncak Klasemen

Digital Edition

Major Selanjutnya Master Scottie?
June - July 2022

Major Selanjutnya Master Scottie?

Dunia Mengakui The Goat
April - May 2022

Dunia Mengakui The Goat

Goal 2022 Think Like Tiger
February - March 2022

Goal 2022 Think Like Tiger

Viking di Pusaran Elite Dunia
December 2021-January 2022

Viking di Pusaran Elite Dunia